Portal Keunikan Masa Kini

Selasa, 09 Maret 2010

PULAU TERANEH DI DUNIA




tanaman aneh di pulau aneh 
Pulau yang berada di wilayah negara Yaman ini adalah pulau terpencil yang didiami sekitar 40.000 orang. Nama Soqotra itu sendiri diambil dari bahasa Sansekerta yang artinya ‘Pulau Kebahagiaan’ .

Terus apa sih yang membuat saya kagum dengan pulau ini?! Kalau dilihat pantainya sih sekilas gak ada yang aneh. Pasir putih, batuan koral, air laut yang jernih, kayanya pantai-pantai di Indonesia juga gak kalah menarik dengan pantai di pulau Soqotra. Tapi.. liat dulu deh pohon-pohon dan tanaman-tanaman yang ada di pulau ini.. Huaaaaaa..
Aneh banget! Berasa kaya liat tanaman dari planet lain! Nggak heran sih.. Karena banyak pohon dan tumbuhan di pulau ini termasuk dalam kategori flora endemis, yang artinya tidak akan pernah ditemukan di tempat lain di dunia selain di pulau Soqotra. Bahkan ada beberapa varietas yang diprediksikan telah mencapai usia 20 juta tahun louh! Hueeew..
1
Kita liat lebih dekat beberapa contoh tanaman-tanaman yang ada di sana..
2

Nah, ini yang pertama. Pohon dengan bentuk yang sangat aneh dan pastinya gak akan pernah kita temuin di halaman tetangga sebelah, Namanya pohon Darah Naga atau dracaena cinnabari. Bentuknya aneh kan?! Mirip pesawat ruang angkasa atau mirip jamur kalau diliat dari atas. Pohon ini, oleh penduduk setempat, biasa dijadikan sumber obat ’segala macam’ jenis penyakit. Konon pohon ini juga dijadikan bahan untuk ritual sihir pada jaman abad pertengahan.Pernah denger tentang tanaman adenium? Itu loh tanaman yang suka ada di pot-pot yang bentuknya kaya talas bogor tapi berbunga.. Nah, kalo Adenium biasa sih, kayanya kita udah sering liat. Tapi liat deh Adenium yang ada di pulau Sokotra. Nama latinnya adenium obesium atau disebut juga Mawar Padang Pasir. Adenium jenis ini kayanya gak bakal muat deh kalo ditaro di pot. Gede banget Tapi hebatnya tanaman ini kayanya gak perlu tanah deh. cukup taro aja di batu-batuan dan jadilah dia sebesar ini.
3
ini adalah contoh adenium yang mengalami obesitas
Kalo yang ini katanya, masih satu famili sama pohon ketimun. namanya dendrosicyos socotranum. Saya sendiri sih nggak pernah liat yang namanya pohon ketimun, tapi feeling saya mengatakan bahwa pohon ketimun di Indonesia akan terlihat jauh berbeda dari yang ini 
4
pohon sejenis timun yang kesepian….
Sewaktu saya memperlihatkan gambar-gambar ini kepada salah seorang teman saya dan mengungkapkan keinginan untuk pergi ke Sokotra, dia malah menganggap saya aneh. Karena buat dia tanaman-tanaman itu memberi efek rasa yang tidak menyenangkan. Semacam ‘geli’ katanya. xD

Mungkin persepsi orang memang berbeda-beda. Tapi saya sendiri tetap menganggapnya mengagumkan Walaupun saya mungkin akan berpikir ulang mengenai keinginan saya untuk pergi ke Pulau Soqotra karena beberapa fakta ini :
  • Pulau Soqotra adalah pulau yang memiliki iklim tropis padang pasir. Panasnya dapat mencapai 40 derajat celcius. – 22 tahun tinggal di negara tropis, kalo liburan ke tempat yang panas juga kayanya gak seruuu deh >,<
  • Karena Pulau Soqotra adalah pulau yang dilindungi kelestariannya di sana hampir tidak dibangun jalanan. Satu-satunya jalanan yang ada di sana, baru dibangun sekitar 2 tahun lalu. itu pun dengan perjanjian yang alot antara Pemerintah Yaman dan UNESCO. – heuuu, dapat dibayangkan kalo pengen keliling-keliling di pulau ini, mungkin kita harus membawa onta pribadi.
  • Agar tidak banyak turis yang datang ke Pulau Soqotra dan agar kealamian dari pulau Soqotra itu tetap terjaga maka jangan harap menemukan hotel atau tempat peristirahatan di sana, -silakan bawa tenda sendiri kalau mau berkunjung
Akhirnya, mungkin pulau Soqotra memang bukan tujuan wisata yang tepat dan nyaman. Lagipula jauh lebih baik jika pulau ini tidak terlalu banyak dijamah oleh manusia, yang ada nanti malah habitat aslinya rusak. kita cukup mengagumi keanehan pulau ini melalui gambar-gambarnya.
5
6
7
8
Thank to : http://putiaza.wordpress.com/2009/05/21/pulau-soqotra-pulau-teraneh-pdi-dunia/

|Tweet

0 komentar:

Posting Komentar

Kenzod Blogs Copyright © 2011