Portal Keunikan Masa Kini

Minggu, 19 September 2010

Rahasia Langsing dari Spanyol

Angka jumlah penderita obesitas di berbagai penjuru dunia terus meningkat. Namun, di Eropa, angka kematian akibat penyakit koroner cenderung rendah dibanding negara lain di dunia meski makanannya sama-sama kaya akan lemak jenuh. Banyak studi yang mengatakan, hal ini berkaitan dengan kebiasaan minum anggur di negara-negara tersebut. Namun, ada beberapa kebiasaan lain dari masyarakat Eropa, khususnya warga Spanyol yang membuat mereka tetap sehat dan bertubuh aduhai. Ini alasannya:
1. Sedikit tapi sering
Di Spanyol, makanan enak dikemas dalam bentuk kecil. Salah satu contohnya, adalah menu tapas (pintxos) yakni makanan finger food yang disajikan kecil dan cukup sekali lahap langsung masuk ke dalam mulut. Camilan yang hadir dalam porsi kecil dan terbatas, akan lebih mudah dijaga asupan yang masuk ke dalam mulut. Selain kebutuhan yang datang akan cukup dan tidak berlebihan, perut pun jadi memiliki kebiasaan untuk mengkonsumsi dalam jumlah yang cukup.

2. Berbagi
Di Spanyol, rupanya juga memiliki kebiasaan "makan tengah". Artinya, lauk pauk disajikan di tengah untuk dimakan bersama. Di sana, kebiasaannya, lauk yang dipesan cukup untuk 2 orang. Berbagi menu utama yang bisa dibagi akan memudahkan Anda mengambil makanan dalam porsi secukupnya untuk Anda sendiri. Selain jadi lebih murah, Anda juga jadi lebih bisa mengatur makanan yang akan Anda konsumsi.

3. Makan siang yang besar dan makan malam ringan
Banyak ahli kebugaran akan mengatakan bahwa makan di atas jam 6 sore tidak baik untuk ukuran tubuh. Namun, di Spanyol, khususnya di Barcelona, makan malam disajikan lebih malam dari jam makan malam pada umumnya dan sajiannya pun sangat ringan. Sementara makan siang, biasanya terdiri dari beberapa lauk besar, adalah sajian makanan yang paling berat. Mengubah proporsi makanan membantu tubuh kita membakar kalori lebih banyak. Logikanya, saat kita sedang beraktivitas di siang hari kita akan membakar kalori lebih banyak ketimbang saat tertidur.

4. Tidak makan makanan cepat saji
Spanyol adalah negara pengekspor zaitun terbesar, dan buah ini adalah makanan yang disajikan gratis di banyak tempat "nongkrong". Makanan yang diproses, seperti keripik kentang disajikan dalam bentuk kantungan kecil dan jarang dibeli. Anda akan lebih banyak melihat warga Spanyol makan makanan seperti kacang-kacangan dan biji bunga matahari, serta biji labu yang merupakan camilan yang bisa membuat seseorang tahan lapar lebih lama.

5. Makanan berbumbu
Bawang putih, cabai, dan paprika adalah makanan yang esensial dalam menu makanan di Spanyol. Bahan-bahan tadi, ditambah bumbu yang lainnya membantu makanan lebih terasa enak dan bernutrisi.

|Tweet

0 komentar:

Poskan Komentar

Kenzod Blogs Copyright © 2011