Portal Keunikan Masa Kini

Senin, 15 Maret 2010

Ritual Satu Suro 2009


BANTUL, TRIBUN - Puncak perayaan malam satu Suro, Kamis (17/12/2009) sebagian besar akan dipusatkan di Pantai Selatan. Jumlah pengunjung akan melonjak drastis karena bertepatan dengan malam Jumat Kliwon. Secara khusus Kepolisian Daerah DIY akan menerjunkan 800 orang personelnya untuk mengamankan perayaan tahun baru Jawa tersebut.

"Tidak satu Suro saja, setiap malam Jumat Kliwon Pantai Selatan selalu penuh pengunjung. Mereka berasal dari berbagai kota yang sengaja datang untuk mencari berkah. Nanti satu Suro akan semakin banyak yang datang, karena malam itu sangat sakral," kata Kepala Bidang Sarana Obyek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Susilo, Rabu (16/12/2009).


Menurutnya, perayaan akan berlangsung di Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Depok, Samas, dan Pandansimo. Acara dimeriahkan dengan suguhan wayang kulit semalam suntuk. "Pantai Selatan, menjadi tujuan utama pengunjung k arena laut menjadi tempat nyaman untuk melakukan refleksi," katanya.

Diperkirakan lonjakan pengunjung Pantai Selatan mencapai tiga kali lipat dari hari libur biasa. Jumlah pengunjung saat hari libur di Parangtritis mencapai 10.000 orang. Selain di pantai, perayaan satu Suro juga dilakukan di lingkungan keraton termasuk di komplek makam raja-raja Imogiri.

Secara khusus pemerintah kabupaten Bantul telah meminta bantuan pengamanan kepada polisi. Tidak kalah pentingnya adalah kesiapan tim SAR, mengingat perayaan berada di pantai dengan ombak besar. "Kami himbau pengunjung berhati-hati dengan ombak. Sesuai dengan ketentuan mereka dilarang untuk mandi di sekitar pantai," katanya.


BANTUL, TRIBUN - Puncak perayaan malam satu Suro, Kamis (17/12/2009) sebagian besar akan dipusatkan di Pantai Selatan. Jumlah pengunjung akan melonjak drastis karena bertepatan dengan malam Jumat Kliwon. Secara khusus Kepolisian Daerah DIY akan menerjunkan 800 orang personelnya untuk mengamankan perayaan tahun baru Jawa tersebut.

"Tidak satu Suro saja, setiap malam Jumat Kliwon Pantai Selatan selalu penuh pengunjung. Mereka berasal dari berbagai kota yang sengaja datang untuk mencari berkah. Nanti satu Suro akan semakin banyak yang datang, karena malam itu sangat sakral," kata Kepala Bidang Sarana Obyek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Susilo, Rabu (16/12/2009).


Menurutnya, perayaan akan berlangsung di Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Depok, Samas, dan Pandansimo. Acara dimeriahkan dengan suguhan wayang kulit semalam suntuk. "Pantai Selatan, menjadi tujuan utama pengunjung k arena laut menjadi tempat nyaman untuk melakukan refleksi," katanya.

Diperkirakan lonjakan pengunjung Pantai Selatan mencapai tiga kali lipat dari hari libur biasa. Jumlah pengunjung saat hari libur di Parangtritis mencapai 10.000 orang. Selain di pantai, perayaan satu Suro juga dilakukan di lingkungan keraton termasuk di komplek makam raja-raja Imogiri.

Secara khusus pemerintah kabupaten Bantul telah meminta bantuan pengamanan kepada polisi. Tidak kalah pentingnya adalah kesiapan tim SAR, mengingat perayaan berada di pantai dengan ombak besar. "Kami himbau pengunjung berhati-hati dengan ombak. Sesuai dengan ketentuan mereka dilarang untuk mandi di sekitar pantai," katanya.


BANTUL, TRIBUN - Puncak perayaan malam satu Suro, Kamis (17/12/2009) sebagian besar akan dipusatkan di Pantai Selatan. Jumlah pengunjung akan melonjak drastis karena bertepatan dengan malam Jumat Kliwon. Secara khusus Kepolisian Daerah DIY akan menerjunkan 800 orang personelnya untuk mengamankan perayaan tahun baru Jawa tersebut.

"Tidak satu Suro saja, setiap malam Jumat Kliwon Pantai Selatan selalu penuh pengunjung. Mereka berasal dari berbagai kota yang sengaja datang untuk mencari berkah. Nanti satu Suro akan semakin banyak yang datang, karena malam itu sangat sakral," kata Kepala Bidang Sarana Obyek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Susilo, Rabu (16/12/2009).


Menurutnya, perayaan akan berlangsung di Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Depok, Samas, dan Pandansimo. Acara dimeriahkan dengan suguhan wayang kulit semalam suntuk. "Pantai Selatan, menjadi tujuan utama pengunjung k arena laut menjadi tempat nyaman untuk melakukan refleksi," katanya.

Diperkirakan lonjakan pengunjung Pantai Selatan mencapai tiga kali lipat dari hari libur biasa. Jumlah pengunjung saat hari libur di Parangtritis mencapai 10.000 orang. Selain di pantai, perayaan satu Suro juga dilakukan di lingkungan keraton termasuk di komplek makam raja-raja Imogiri.

Secara khusus pemerintah kabupaten Bantul telah meminta bantuan pengamanan kepada polisi. Tidak kalah pentingnya adalah kesiapan tim SAR, mengingat perayaan berada di pantai dengan ombak besar. "Kami himbau pengunjung berhati-hati dengan ombak. Sesuai dengan ketentuan mereka dilarang untuk mandi di sekitar pantai," katanya.


BANTUL, TRIBUN - Puncak perayaan malam satu Suro, Kamis (17/12/2009) sebagian besar akan dipusatkan di Pantai Selatan. Jumlah pengunjung akan melonjak drastis karena bertepatan dengan malam Jumat Kliwon. Secara khusus Kepolisian Daerah DIY akan menerjunkan 800 orang personelnya untuk mengamankan perayaan tahun baru Jawa tersebut.

"Tidak satu Suro saja, setiap malam Jumat Kliwon Pantai Selatan selalu penuh pengunjung. Mereka berasal dari berbagai kota yang sengaja datang untuk mencari berkah. Nanti satu Suro akan semakin banyak yang datang, karena malam itu sangat sakral," kata Kepala Bidang Sarana Obyek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Susilo, Rabu (16/12/2009).


Menurutnya, perayaan akan berlangsung di Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Depok, Samas, dan Pandansimo. Acara dimeriahkan dengan suguhan wayang kulit semalam suntuk. "Pantai Selatan, menjadi tujuan utama pengunjung k arena laut menjadi tempat nyaman untuk melakukan refleksi," katanya.

Diperkirakan lonjakan pengunjung Pantai Selatan mencapai tiga kali lipat dari hari libur biasa. Jumlah pengunjung saat hari libur di Parangtritis mencapai 10.000 orang. Selain di pantai, perayaan satu Suro juga dilakukan di lingkungan keraton termasuk di komplek makam raja-raja Imogiri.

Secara khusus pemerintah kabupaten Bantul telah meminta bantuan pengamanan kepada polisi. Tidak kalah pentingnya adalah kesiapan tim SAR, mengingat perayaan berada di pantai dengan ombak besar. "Kami himbau pengunjung berhati-hati dengan ombak. Sesuai dengan ketentuan mereka dilarang untuk mandi di sekitar pantai," katanya.


BANTUL, TRIBUN - Puncak perayaan malam satu Suro, Kamis (17/12/2009) sebagian besar akan dipusatkan di Pantai Selatan. Jumlah pengunjung akan melonjak drastis karena bertepatan dengan malam Jumat Kliwon. Secara khusus Kepolisian Daerah DIY akan menerjunkan 800 orang personelnya untuk mengamankan perayaan tahun baru Jawa tersebut.

"Tidak satu Suro saja, setiap malam Jumat Kliwon Pantai Selatan selalu penuh pengunjung. Mereka berasal dari berbagai kota yang sengaja datang untuk mencari berkah. Nanti satu Suro akan semakin banyak yang datang, karena malam itu sangat sakral," kata Kepala Bidang Sarana Obyek dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Susilo, Rabu (16/12/2009).


Menurutnya, perayaan akan berlangsung di Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Depok, Samas, dan Pandansimo. Acara dimeriahkan dengan suguhan wayang kulit semalam suntuk. "Pantai Selatan, menjadi tujuan utama pengunjung k arena laut menjadi tempat nyaman untuk melakukan refleksi," katanya.

Diperkirakan lonjakan pengunjung Pantai Selatan mencapai tiga kali lipat dari hari libur biasa. Jumlah pengunjung saat hari libur di Parangtritis mencapai 10.000 orang. Selain di pantai, perayaan satu Suro juga dilakukan di lingkungan keraton termasuk di komplek makam raja-raja Imogiri.

Secara khusus pemerintah kabupaten Bantul telah meminta bantuan pengamanan kepada polisi. Tidak kalah pentingnya adalah kesiapan tim SAR, mengingat perayaan berada di pantai dengan ombak besar. "Kami himbau pengunjung berhati-hati dengan ombak. Sesuai dengan ketentuan mereka dilarang untuk mandi di sekitar pantai," katanya.

v

|Tweet

0 komentar:

Poskan Komentar

Kenzod Blogs Copyright © 2011